FiZiGa (Serunya Belajar Fisika Berbasis Game menggunakan Aplikasi Prezi)

12 Dec 2020 | Inovasi Media Ajar dari FARIDA RAHMAWATI, S.Pd., M.Pd., MAN 2 KULON PROGO

Saya guru Fisika di MAN 2 Kulon Progo. Sebagai seorang guru selain mengajar juga mendidik dan melatih murid. Mengajar berarti meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, mendidik berarti meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan, sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada murid. Guru hendaknya memahami semua aspek pribadi murid baik fisik maupun psikis dan mengenal serta memahami tingkat perkembangan murid. Naluri seorang guru, saya ingin setiap materi yang saya sampaikan murid bisa paham, tanpa memahami karakter dan kemampuan murid. Ketika memasuki materi Perkembangan Teori Atom, murid semakin jenuh dan kurang bersemangat karena materi ini terlalu banyak teori dan artikel bacaannya juga panjang. Ternyata tidak sesuai dengan keinginan saya, ketika murid diajar dan diberikan tugas untuk membaca buku referensi murid cenderung ramai sendiri, ada juga yang ngobrol sama temannya, bahkan adapula yang asyik bermain handphone sendiri. Jika kondisi seperti ini dibiarkan terus menerus anak-anak akan menjadi bosan dan jenuh untuk belajar Fisika. Apalagi pada masa pandemi seperti sekarang ini, jika pembelajaran jarak jauh hanya monoton membaca, mencatat dan meringkas materi saja, lama kelamaan murid menjadi bosan, dan jenuh, akibatnya murid kurang mempunyai kemerdekaan dalam belajar, ide dan kreativitas murid menjadi kurang berkembang juga. Berdasarkan permasalahan ini saya mencari ide bagaimana caranya agar anak tertarik dan antusias mengikuti pembelajaran Fisika terutama dalam membahas pokok bahasan Perkembangan Teori Atom. Saat pembelajaran berlangsung murid saya lebih suka main HP di kelas. Meskipun terkadang dibuat aturan supaya fokus dalam mengikuti pembelajaran, semua HP siswa dikumpulkan, namun hal ini juga belum menyelesaikan permasalahan, apalagi di era seperti sekarang ini semua referensi berbasis internet, mau tidak mau HP menjadi salah satu media dalam pembelajaran. Walau terkadang kondisi ekonomi orang tua murid menengah kebawah, tapi tetap diupayakan agar anaknya mempunyai HP. Khusus pokok bahasan asal usul teori atom ini, dulu sebelum saya mengikuti program Wardah Inspiring Teacher ini dalam mengajar saya banyak menggunakan metode ceramah, murid saya minta untuk membaca buku referensi berlembar-lembar halaman, kemudian diberikan tugas untuk membuat resume. Ternyata metode pembelajaran ini sangat membosankan dan menjenuhkan bagi murid, beberapa diantaranya banyak yang tidur tidak memperhatikan pelajaran dan ramai sendiri dengan teman sebangku. Setelah saya memahami materi merdeka belajar, perlahan-lahan wawasan dan pemahaman saya mulai terbuka bahwa metode mengajar seperti ini kurang baik, monoton dan tidak melibatkan murid dalam berproses. Akhirnya saya memperoleh ide mencari cara, salah satunya dengan memanfaatkan kesukaan murid, yaitu menciptakan pengajaran menggunakan HP dengan membuat game pembelajaran yang menarik, kreatif dan inovatif menggunakan aplikasi PREZI yang dapat diakses melalui HP atau laptop murid. Game ini berisi materi yang dikemas khusus full warna dengan tampilan yang cerah, sehingga murid menjadi tambah bersemangat dan penasaran untuk membuka slide game pada level selanjutnya. Pada game yang menggunakan aplikasi PREZI ini sudah tersusun dengan rapi perbagian memuat topik dan pokok bahasan secara runtut. Variasi template juga banyak, sehingga guru bisa leluasa berekplorasi mengembangkan kreativitas sesuai dengan pokok bahasan yang akan dipelajari. Slide demi slide saya susun, memilih warna dan konten yang tepat sehingga tampilan menarik. Setelah aplikasi tersusun dilakukan finishing sampai aplikasi tersebut siap untuk dibagikan kepada murid. Aplikasi PREZI ini tergolong ringan sehingga mudah diakses dan digunakan oleh murid, selain itu juga tidak memerlukan akses internet yang kuat sehingga murid yang yang tinggal ditempat kurang sinyal tetap bisa mengakses dan belajar dengan aplikasi PREZI ini. Bagi murid diharapkan aplikasi ini dapat mengurai kejenuhan dan kebosanan dalam mempelajari ilmu Fisika, apalagi Fisika dianggap sebagai pelajaran yang menjadi momok tersulit karena banyak hafalan dan hitungan yang rumit. Untuk itu perlu strategi khusus mengubah image anak menjadi positif salah satunya mengubah metode ceramah menjadi pembelajaran berbasis game. Alhamdulillah, sungguh menakjubkan sekali perubahannya. Semua murid fokus mengikuti proses pembelajaran, bahkan tidak ada satupun murid yang ramai dan ngobrol sendiri dengan temannya. Setelah selesai mengikuti materi, selanjutnya murid mengerjakan soal latihan yang dikemas dalam bentuk game. Level demi level bisa diselesaikan murid dengan baik. Murid jadi ketagihan dan penasaran untuk lanjut ke level berikutnya. Mereka tidak menyadari bahwa game yang sudah diselesaikan itu adalah soal ujian yang akan diambil nilainya. Belajar sambil menggunakan HP apalagi berbasis game menjadi seru dan menyenangkan. Alhasil, semua siswa bisa merasakan kemerdekaan belajar. Belajar tidak lagi hanya monoton mendengarkan ceramah, namun juga bereksplorasi mengembangkan bakat dan potensi, mengubah persepsi bahwa Fisika tidak hanya ilmu hitungan dan hafalan saja, namun bisa dikemas dalam bentuk game yang menyenangkan. Beberapa anak juga saya minta testimoni terhadap model pembelajaran dengan aplikasi PREZI yang saya buat ini. “Alhamdulillah, ternyata Fisika itu menyenangkan ya Bu, dengan metode pembelajaran berbasis game ini materi yang seharusnya dihafalkan jadi mudah untuk diingat dan dipelajari,“ testimony dari Rahma salah satu murid yang tidak menyukai materi hafalan. “Alhamdulillah, iya Mbak Rahma yang hebat, setiap slide yang dipelajari itu sebenarnya berisi materi penting yang seharusnya dihafalkan, namun karena dikemas menarik dengan tambahan berbagai gambar dan warna sehingga sekali mata melihat dan membaca langsung ingat dan memahami inti sari materinya.” Selain itu ada juga testimoni dari Roy, salah satu murid yang hobi nge-game, “Bu Guru, aku suka pelajaran yang seperti ini 2 jam berlalu dengan cepat tidak terasa, seperti kayak main game biasa.” “Alhamdulillah, Mas Roy luar biasa. Pembelajaran Fisika kali ini jadi lebih fokus dan semangat dalam mengikuti pembelajaran.” “Pembelajaran menggunakan HP seru banget, Bu. Saya jadi tidak ngantuk” Testimoni dari Indah salah satu siswa yang sering ngantuk bahkan pernah tidur saat mengikuti KBM. “Mbak Indah, mantul bisa menyelesaikan game dalam waktu yang sangat cepat. Alhamdulillah, dengan pembelajaran menggunakan HP ngantuknya jadi hilang ya. Tetap semangat ya Mbak Indah dan anak-anakku semua.” Tak disangka murid menjadi lebih antusias dalam belajar ketika dipahami dari apa yang mereka sukai. Game menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang disukai oleh murid. Melalui game pembelajaran menjadi lebih bermakna, murid juga bisa merasakan kemerdekaan belajar. Strategi dan model pembelajaran ini, perlu dikembangkan untuk sub pokok bahasan materi yang lainnya bahkan bisa digunakan dan diterapkan oleh mata pelajaran yang lain juga. Terima kasih WIT 2020, semoga kedepan program-programnya senantiasa memberikan inspirasi kepada guru diseluruh tanah air.