Video Interaktif Pembelajaran Pecahan untuk Siswa Kelas 4 SD

11 Dec 2020 | Inovasi Media Ajar dari Suchaimatul Lutfia, S.Pd, SD Muhammadiyah 2 Tulangan - Sidoarjo

Sebuah tantangan tersendiri ketika kegiatan belajar mengajar harus dilewati dengan jarak jauh. Bukan hal yang tidak mungkin, namun banyak sekali permasalahan yang ditimbulkan akibat pembelajaran jarak jauh salama pandemic ini. Mulai dari pembelajaran yang dulunya dilaksanakan secara tatap muka dan semuanya harus dilewati dengan daring atau on-line menjadi sebuah cerita tersendiri dalam proses belajar mengajar. Kompetensi dasar tentang mengubah pecahan dalam berbagai bentuk di kelas 4 Sekolah dasar adalah kompetensi yang harus tersampaikan dengan baik dalam kondisi pembelajaran jarak jauh ini.


Sekedar menggambarkan saja Ketika sebelum pandemic , kami sebagai pendidik bisa mengajarkan materi ini dengan alat peraga secara konkrit dan dengan contoh – contoh yang bisa ditemui anak – anak dalam kehidupan sehari hari dengan cara bereksperimen dilingkungan secara Bersama-sama dan pengawasan akan kondisi ketuntusan bisa kami ukur secara cepat dan hampir akurat, akan tetapi di masa pandemic ini kami sebagai pendidik sangat kesulitan sekali terutama menjelaskan secara konsep kepada anak didik kami.


Kompetensi mengubah pecahan dalam berbagai bentuk dengan media ajar seoerti penjelasan lewat PPT tanpa keinteraktifan dari pendidik sangat kecil sekali pengaruh berhasilnya kepada kompetensi ini. Apalagi kalua kita hanya mengirim cara mengubah pecahan dalam berbagai bentuk hanya berupa file dokumen. Dari situlah permasalahan mulai terbaca, dari 10 peserta didik hanya 2 orang yang bisa mengerjakan lembar kerja siswa dengan materi yang sama dan mendapatkan nilai benar 70% - 80% dari keseluruhan soal yang harus dikerjakan. Permasalahan itulah yang membuat saya sebagai pendidik harus berusaha keras untuk menggeser media ajar yang semula berbentuk tidak interaktif menjadi lebih interaktif dan mengaitkan materi mengubah pecahan dalam berbagai bentuk di kehidupan sehari hari. Dan inilah sebuah awalan dari permasalahn yang kami temuai dalam kegiatan belajar mengajar selama pembelajaran jarak jauh selama pandemic ini.


Tantangan tersendiri yang kita hadapi dalam pembelajaran jarak jauh selama pandemic untuk kompetensi pecahan dengan materi mengubah pecahan dalam berbagai bentuk ini, salah satunya adalah peserta didik kebingungan dalam menyelesaikan soal -soal pecahan yang dirubah keberbagai bentuk. Dengan sub materi yang banyak inilah yang membuat permasalah tersendiri, disamping itu media ajar yang dikemas secara beragam dengan muatan sub tema yang banyak, ternyata menyebabkan kebingungan tersendiri bagi peserta didik , karena banyak sekali sub materi yang dituntaskan disaat yang sama dan terlalu dipaksakan ketuntasanya dengan waktu yang sangat terbatas.


Dari tantangan itulah, kami sebagai pendidik mencari cara dengan sebuah aksi yang disesuaikan dengan awalan permasalahan yang ada dan tantangan yang menjadi dasar kami untuk mencari sebuah solusi dari permasalahan tentang sulitnya peserta didik kami dalam memahami materi mengubah pecahan dalam berbagai bentuk. Dimana indikatornya salah satunya adalah keberhasilan mengerjakan lembar kerja siswa dan mengaitkannya dalam kehidupan sehari hari untuk materi mengubah pecahan dengan berbagai bentuk yang ternyat jauh sekali dari KKM. Aksi yang kami lakukan adalah dengan mengubah media ajar kami yang semula kurang interakstif menjadi media ajar video yang lebih interaktif. Dan juga adanya pendampingan secara intensif untuk proses pendalaman tentang materi tersebut. Disisi lain kami membuat video interaktif tersebut dengan berbagai kemasan sesuai dengan sub materi yang akan diajarkan sehingga penjelasan untuk sub materinya dalam video tersebut tidak terlalu lama dan adanya kaitan – kaitan terhadap benda konkrit dikehidupan sehari hari peserta didik bisa lebih terakomodir dengan baik. Sedangkan untuk pendampingan dalam bentuk live yang kami tempuh dengan menggunakan aplikasi zoom ataupun video call ,kami lakukan secara terukur untuk mengetahui ketuntasan yang diraih oleh peserta didik secara spesifik artinya setiap peserta didik. Harapannya dengan adanya pembuatan video secara interaktif mampu membantu proses pemahaman peserta didik kami secara detil tentang mengubah materi pecahan dalam berbagai bentuk. Pemahaman yang ingin kita capai adalah pemahaman banyak arah, artinya peserta didik kami benar – benar memahami cara menyelesaikan persoalan tentang mengubah pecahan menjadi berbagai bentuk, Cara yang kami lakukan adalah dengan cara mengkomunikasikan dengan bertanya kepada peserta didik kami “ Bagaimanan anak- anak dengan cara merubah pecahan menjadi bentuk bilangan persen ?” . dari jawaban yang mereka berikan ada yang mampu mengimplementasikan pertanyaan tersebut dengan aksi menyelesaikan soal dalam lembar kerja siswa secara benar. Ada pula yang Ketika kami memberikan contoh soal merasa kebingungan. Tapi setelah video kami share lagi dengan bentuk yang lebih interaktif dan menyenangkan, ekpresi dan umpan balik mereka semakin positif. Sehingga terlihat sekali indikasi peningkatan motivasi mereka saat kegiatan be;ajar mengajar melalui zoom kami lakukan. Umpan balik yang berikan adalah memberikan kuis tentang soal serupa dengan angka yang berbeda, dan mereka sangat bersemangat sekali menyelesaikan soal tersebut dengan benar dan sesuai dengan instruksi kami.


Pemisahan materi pecahan yang semula kami kemas secara menyeluruh mulai dari mengubah pecahan ke bentuk decimal dan sebaliknya, mengubah pecahan ke bentuk persen dan sebaliknya, mengubah decimal ke dalam bentuk persen ataupun sebaliknya. Kami kemas dalam satu video dengan durasi hampir 20 menit, akhirmya kami pisah -pisahkan dalam video yang berbeda berdasarkan subtema yang ada dengan durasi sekitar 10 -15 menit saja. Kemudian kami melakukan feedback dari sub tema tersebut secara kontinu dan berkesinambungan. Video interaktif tersebut dibagi berdasarkan sub tema itu bisa dijelaskan sebagai berikut


• Video dibangun dari aplikasi power poin yang kami simpan dengan bentuk MP4.
• Awalan di video itu adalah pembuka dan sebuah kalimat redaksi yang menanyakan keadaan peserta didik kami.
• Penjelasan tentang kaitan pecahan dalam kehidupan sehari – hari. Contoh yang kami angkat seputar kehidupan peserta didik kami.
• Masuklah kepada bagian inti dari video tersebut adalah cara menyelesaikan pecahan dalam berbagai bentuk kita ulas secara detil.
• Memberikan umpan balik dengan memberikan beberapa soal sebagai tantangan,
• Mengucapkan terima kasih dan sebuah redaksi untuk memotivasi peserta didik sebagai penutup video


Dengan aksi yang dilakukan oleh kami untuk memisahkan pembahasan sub tema dalam video yang berbeda beda, memberikan pelajaran tersendiri tentang proses pembelajaran peserta didik kami, yang harus kami berikan secara bertahap. Dan proses ini sangat kami upayakan sebagai bentuk memerdekakan cara belajar yang benar- benar merdeka. Sebuah pelajaran berharga dari pembelajaran tentang materi mengubah pecahan dalam berbagai bentuk salah satunya adalah meningkatnya motivasi peserta didik kami dalam belajar. Indikator yang terbaca adalah salah satunya banyak tugas yang dikerjakan dengan benar dan tepat waktu di kelas Googleclassroom kami. Proses memahami cara mengubah pecahan dalam berbagai bentuk sangat membingungkan, akhirnya terbantu sekali dengan adanya media ajar interaktif yang kami buat. Video interaktif yang kami isi dengan suara kami sendiri memberikan sebuah pesan tentang upaya kami mendekatkan diri secara emasional kepada peserta didik selama kegiatan pembelajaran jarak jauh ini berlangsung. Dan pelajaran yang kami dapatkan selain keberhasilan penuntasan kompetensi dasar dari materi tersebut adalah sebuah jalinan kedekatan kami sebagai pendidik kepada peserta didik kami, walaupun pembelajaran kami lakukan secara online .
Inilah sebuah tahapan belajar yang harus kita pahami, belajar itu bukan mengejar habisnya buku dan materi sesuai jatah waktu saja. Namun, belajar adalah proses untuk memahami sebuah nilai – nilai yang membantu seorang manusia itu menghargai, menghadapi dan melewati sebuah kehidupan dengan proses yang benar. Proses belajar yang memanusiakan manusia untuk menjadi sejatinya manusia yang merdeka perlu terus diperjuangkan untuk sebuah upaya MERDEKA BELAJAR dan jadilah guru yang MERDEKA MENGAJAR untuk mencetak generasi penerus bangsa yang MERDEKA.