BOARD GAME PANEN BUAH PRESTASI, ASESMEN PROSES BELAJAR MURID JADI MENYENANGKAN

25 Nov 2021 | by SUNARSIH, S.Pd.

BOARD GAME PANEN BUAH PRESTASI,


ASESMEN PROSES BELAJAR MURID JADI MENYENANGKAN


Pada semester ganjil, materi pelajaran Matematika untuk kelas XI MIPA adalah Trigonometri. Dengan dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, waktu pembelajaran untuk 50% murid di kelas juga terbatas. Saya harus bisa melaksanakan pembelajaran secara efektif, efisien, dan menyenangkan.


Pada 10 menit pertama, saya membimbing murid membahas materi trigonometri hari itu, kegiatan berikutnya murid aktif diskusi kelompok dan presentasi. Memasuki bulan kedua, murid kelihatan kurang respon dengan tantangan belajar yang dihadapi. Hasil dari asesmen proses pembelajaran, capaian kompetensi belajar murid

tidak sesuai harapan Berangkat dari kondisi murid yang belum maksimum, saya mempunyai tantangan

sebagai berikut:

1. Bagaimana dapat meningkatkan semangat dan motivasi belajar murid?

2. Apa upaya yang harus saya lakukan untuk dapat meningkatkan capaian kompetensi belajar murid?


Tantangan harus dijawab. Saya berusaha mencari inspirasi sederhana yang mungkin saya lakukan. Terinspirasi dengan kenyataan, melihat murid merasa nyaman memainkan handphone, dan murid-murid sampai lupa waktu saat bermain dengan temannya. Permainan/game! Meskipun sudah SMA, murid-murid masih suka dengan permainan/game. Akhirnya, saya membuat boardgame Panen Buah Prestasi.


Unsur-unsur board game Panen Buah Prestasi yaitu (1) Kebun Semangka, Garbis, Melon, dan Timun Mas, (2) Kartu Soal, (3) Kartu Jawaban, (4) Lot Nomor Soal, dan (5) Lembar Prestasi


Cara penggunaan board game: 1) Murid dalam 1 kelas murid dibagi dalam 4 kelompok, yaitu kelompok Semangka, kelompok Garbis, kelompok Melon, dan kelompok Timun Mas; 2) Setiap kelompok melakukan diskusi selama 15 menit, kemudian menuju meja permainan yang telah ditentukan; 3) Setiap boardgame diikuti oleh 4 orang Pemain dengan kemampuan yang relatif homogen; 4) Permainan dimulai dari wakil kelompok Semangka mengambil lot nomor soal, mengambil yang sesuai nomor lot, dibaca keras dan semua pemain mengerjakan soal; 5) Setelah waktu mengerjakan 1 soal sudah habis, Pemain dari kelompok Timun Mas (kiri Semangka) membuka lembar jawaban; 6) Pemain yang menjawab benar dapat memetik buah sesuai nomor soal dan menempelkan pada lembar prestasi; 7) Permainan putaran berikutnya, pengambilan lot dan membaca soal dilakukan oleh Pemain Garbis (kanan kelompok Semangka) dan pembaca kunci jawaban oleh kelompok Semangka (kiri Garbis); 8) Permainan selanjutnya mengulang langkah nomor 4 sampai 7; 9) Setelah 25-30 menit (atau soal habis), Pemain kembali ke kelompok semula dan dilakukan rekapitulasi jumlah hasil panen dari setiap kelompok; 10) Pemberian reward berupa pujian atau motivasi kepada semua kelompok.


Aturan permainan board game ini pernah mengalami revisi. Semula semua murid dalam meja permainan mengerjakan soal, tetapi hanya murid yang mengambil lot saja yang diberi niai, jika menjawab benar. Refleksi murid: “Gamenya menyenangkan, tapi sayang, yang dapat nilai hanya pengambil lot saja. Bolehkah semua siswa yang menjawab benar dapat nilai?”


Semula saya berpikir, board game hanya cocok untuk murid-murid TK dan SD. Ternyata, board game juga efektif, efisien, dan menyenangkan untuk murid-murid SMA. Dengan menggunakan board game Panen Buah Prestasi kegiatan pembelajaran Trigonometri kelas XI MIPA semakin seru dan menyenangkan. Murid berharap sukses dalam permainan, sehingga motivasi belajarnya lebih meningkat.


Board game Panen Buah Prestasi juga bisa saya gunakan sebagai sarana asesmen proses pembelajaran. Murid tidak merasakan kalau sedang mengikuti asesmen, mereka merasa senang dengan permainan. Dari hasil permainan ini, saya dapat mengetahui tingkat capaian kompetensi murid meningkat.


Beberapa refleksi murid terhadap boardgame Panen Buah Prestasi yaitu 1) Gamenya sangat seru dan saya merasa senang sekali karena game pembelajaran hari ini dapat mengukur kompetensi saya dalam menyelesaikan permasalahan; 2) Gamenya sangat seru dan menyenangkan, karena bisa mengasah kemampuan saya dalam mempelajari dan menyelesaikan pertanyaan atau permasalahan. Selain itu, dengan metode pembelajaran yang seperti ini, saya bisa mendapatkan pengetahuan tambahan dan juga tidak membuat bosan dalam belajar


Demikian pengalaman dan praktik baik yang bisa saya bagikan, semoga menginspirasi untuk selalu berkreasi dan berinovasi.


Simak Video Pemaparan Berikut