CHEMY CARD

12 Dec 2020 | Inovasi Media Ajar dari MIRA DESMAWATI, S.Si.,Gr, SMKS 2 KOSGORO PAYAKUMBUH, SUMATERA BARAT

Profil Murid Siswa kelas X SMKS 2 Kosgoro Payakumbuh Sumatera Barat. Rata-rata siswa berada pada rentang usia 16-18 tahun, termasuk dalam fase remaja. Mata pelajaran kimia, materi “ Tabel Periodik”. Durasi pertemuan 2x45 menit. Durasi permainan kira-kira 20-40 menit untuk 1x permainan. Siswa SMK menyukai cara belajar yang melakukan aktivitas fisik, diharapkan alah ini dapat memenuhi kebutuhan siswa agar lebih mudah mengatahui, dan mengenal Unsur-Unsur Kimia. Awal Sebagai seorang guru saya memiliki keinginan murid-murid saya bisa antusias dalam pembelajaran kimia. Dan merasakan belajar kimia itu asik dan menyenangkan , serta mudah untuk dipahami. Tantangan Namun ketika bertemu dengan materi pembelajaran yang mengharuskan murid memahami konsep dasar kimia, pembelajaran kimia menjadi sedikit membosankan bagi murid. Ini terjadi pada materi " Tabel Periodik", yang menuntut peserta didik dapat mengetahui unsur-unsur kimia yang ada yang jumlahnya tidak sedikit. Aksi Saya mulai mencari cara dengan memperhatikan murid saya. Saya tersadar kalau murid saya adalah siswa SMK yang mana murid-murid ini suka melakukan sesuatu yang hubungan dengan aktivitas fisik. Selama ini metode yang dipakai pada materi "Tabel Periodik" adalah metode menghafal. Sekarang saya harus merubahnya sesuai kondisi dan kebutuhan murid. Saya menggantinya dengan metode permainan dengan menggunakan kartu kimia yang saya rancang sendiri. Pelajaran Tak disangka murid saya menjadi antusias dalam belajar, mereka menyenangi metode permainan yang saya gunakan membuat mereka memahami unsur-unsur kimia tanpa menghafalnya. Saya senang sekali media kartu yang saya gunakan sesuai dengan kebutuhan peserta didik saya yang mana mereka memang menyukai kegiatan pembelajaran yang behubungan dengan aktivitas fisik. Inilah poin penting pembelajaran merdeka belajar yang sebenarnya yaitu pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dan untuk sebuah kesempurnaan membutuhkan tahapan-tahapan perbaikan. Saya senang Kimia tidak lagi menakutkan bagi siswa saya.